jam

Minggu, 28 Maret 2010

Facebook Seharian Lewat SMS Cuma Rp 500

Facebook Seharian Lewat SMS Cuma Rp 500

Facebook Seharian Lewat SMS Cuma Rp 500

Mengakses Facebook ternyata tidak cuma bisa lewat internet di komputer dan ponsel mutakhir saja. Lewat SMS juga bisa. Harganya pun tergolong murah karena ada yang bisa untuk akses seharian cuma bayar Rp 500.

Layanan ini coba ditawarkan oleh XL melalui dua pilihan berlangganan. Pilihan pertama, tarif Rp 500/hari, dengan jumlah kuota untuk melakukan update Facebook sebanyak 15 kali SMS, serta kuota tidak terbatas untuk menerima informasi update Facebook.

Pilihan kedua, tarif Rp 2.500/minggu, dengan jumlah kuota untuk melakukan update Facebook sebanyak 140 kali SMS selama seminggu, serta kuota tidak terbatas untuk menerima informasi update Facebook selama seminggu.

Untuk dapat menggunakan layanan SMS Facebook ini, pelanggan XL harus terlebih dulu mengirimkan SMS dengan kata FB1 untuk tarif harian serta FB7 untuk tarif mingguan, sebelum mengirimkan ke short code 32665. Selanjutnya, pelanggan akan mendapatkan SMS notifikasi yang berisikan kode konfirmasi untuk melakukan setting sederhana di akun Facebook.

Khusus bagi pelanggan XL yang baru pertama kali menggunakan layanan SMS Facebook ini akan mendapatkan gratis selama tujuh hari pertama, yang berlaku mulai 25 Maret hingga 30 Juni 2010.

"Kami berharap dengan adanya layanan yang kami sediakan ini akan memberikan tambahan alternatif pilihan bagi pelanggan XL untuk dapat mengakses situs jejaring sosial Facebook secara lebih mudah, cepat, dan murah," kata Direktur Marketing XL Axiata, Nicanor V Santiago III, dalam keterangannya, Sabtu (27/3/2010).

Jagoan Android Berikutnya dari Motorola

Jagoan Android Berikutnya dari Motorola

Jagoan Android Berikutnya dari Motorola

TEMPO Interaktif, Jakarta - Android adalah "mainan" baru yang membikin Motorola bergairah akhir-akhir ini. Dalam waktu singkat, Motorola sudah memperkenalkan dua ponsel bersistem operasi Android. Nah, yang ketiga adalah Motorola i1, yang ramai dibicarakan di jagat maya pada pekan ini.

Sebelum i1, Motorola meluncurkan CLIQ XT dan Droid. Secara desain, i1 memiliki banyak kemiripan dengan CLIQ XT. Ponsel ini memiliki kamera beresolusi 5 megapiksel, koneksi nirkabel Bluetooth, serta Wi-Fi untuk Internet bergerak dan peramban Opera Mini 5. Layar TFT-nya berukuran 3,1 inci dengan teknologi layar sentuh beresolusi 320 x 480 piksel

Motorola i1 beroperasi dengan sistem operasi Android versi 1.5. Aneh juga Motorola masih memakai versi yang juga ditanamkan di CLIQ TX itu. Padahal sudah ada tiga versi pembaruan Android yang diluncurkan.

Motorola i1 juga tak mendukung MotoBlur seperti yang ditanamkan di CLIQ TX. MotoBlur adalah sebuah aplikasi yang diciptakan untuk mengakses situs jejaring sosial secara mudah. Aplikasi ini memang diciptakan khusus untuk Android versi 1.5. Jadi muncul pertanyaan, bila memang minus MotoBlur, mengapa Motorola tak sekalian memasang Android versi yang lebih tinggi di sini?

Terlepas dari masalah itu, satu hal yang betul-betul membedakan i1 dengan CLIQ adalah daya tahannya. Tubuh ponsel ini dirancang sedemikian rupa agar memenuhi standar ketahanan Military 810F. Ia tahan terhadap debu, guncangan, getaran, temperatur ekstrem, kelalaian manusiawi, dan sebagainya. Makanya, i1 disebut-sebut ponsel Android pertama yang tangguh.

Ponsel ini diboyong ke pasar oleh operator Nextel. Operator ini menempatkannya dalam jaringan iDEN. Ia juga tersedia untuk SouthernLINC Wireless, operator regional dari iDEN untuk kawasan selatan Amerika Serikat.

Karena ia mendukung iDEN, Nextel menjejalinya dengan banyak fitur Nextel direct connect. Salah satunya adalah Push-to-Talk alias PTT. Dengan fitur ini, para pelanggan Nextel bisa saling berhubungan tanpa ongkos bicara karena ponsel akan berfungsi seperti handy-talkie (HT). Ia juga memiliki fitur group connect, international direct connect, direct talk, direct send, dan group messaging.

Sayang, ia tak bisa mengakses jaringan 3G lantaran jaringan Nextel memang tak mendukungnya. Alhasil, andalannya untuk transfer data Internet adalah Wi-Fi.

Ponsel ini telah mendukung slot memori eksternal MicroSD berkapasitas sampai 32 gigabita. Dengan kapasitas sebanyak itu, ada banyak berkas multimedia yang bisa disimpan di dalamnya. Jadi, meski tubuhnya begitu kukuh, ia juga bisa menjadi sumber hiburan.

Aplikasi lain yang ditanamkan adalah Gmail, Google Maps, dan Google Talk. Selaku ponsel Android, ponsel ini tentu menyediakan aplikasi akses ke toko aplikasi Android Market.

Ponsel ini juga dilengkapi teknologi Swype, sebuah teknologi baru yang didesain untuk memudahkan pengguna mengetik teks memakai papan ketik virtual di layar. Teknologi yang diciptakan sebuah perusahaan di Seattle itu sudah banyak diadopsi oleh ponsel-ponsel pintar lainnya.

HTC Godok Ponsel OS Windows Phone 7

HTC Godok Ponsel OS Windows Phone 7

HTC Obsession

VIVAnews - Mengakhiri spekulasi yang menyebut bahwa HTC tidak akan memakai OS baru sampai Microsoft memberikan izin untuk kustomisasi UI (user interface), CEO HTC Peter Chou menegaskan bahwa produsen ponsel asal Taiwan yang dipimpinnya berniat untuk menghadirkan ponsel berbasis Windows Phone 7 di akhir tahun ini.

Seperti yang diketahui, Microsoft menetapkan aturan yang sangat ketat untuk apa yang akan terjadi pada OS terbaru mereka, Windows Phone 7, di mana pengubahan UI atau semacam kustomisasi tidak diperbolehkan.

"Microsoft memiliki aturan keras yang mengatakan bahwa tidak ada produsen ponsel mana pun yang berhak untuk mengkustomisasi Windows Phone 7 dengan cara apa pun, sehingga Microsoft bisa memberikan pengalaman yang seragam di seluruh perangkat berbasis OS tersebut," kata Peter Chou, yang dikutip VIVAnews dari laman GSM Arena.

Sejak Peter Chou memastikan di sela CTIA Conference akhir pekan silam bahwa mereka tertarik untuk membuat sebuah perangkat berbasis Windows 7 sebelum akhir tahun 2010, kini penggandrung perangkat HTC tidak perlu khawatir lagi.

Kabarnya, perangkat yang dibicarakan Chou tersebut kemungkinan besar adalah HTC Obsession, ponsel yang sempat bocor informasinya dua bulan silam.

Menurut informasi itu, HTC Obsession akan dilengkapi RAM hingga 512 MB dan mampu merekam video hingga 720 piksel pada 25 fps (frame per detik). Memiliki layar sebesar 3,7 inci, membuat HTC Obsession mudah digenggam di tangan, namun resolusi layar WVGA-nya belum final. Untuk storage, ponsel yang disebut-sebut suksesor HTC HD2 ini akan mempunyai daya simpan hingga 4GB.

IBM Siapkan Netbook Seharga US$ 190

IBM Siapkan Netbook Seharga US$ 190

IBM Siapkan Netbook Seharga US$ 190

VIVAnews - IBM, Canonical, dan Simmtronics mengumumkan Simmbook, netbook yang didesain spesifik untuk pasar negara berkembang dan tersedia dengan harga terjangkau, yakni 190 dolar AS.

Simmbook dilengkapi dengan IBM Client for Smart Work yang mencakup IBM Lotus Symphony, akses terhadap layanan kolaborasi cloud IBM LotusLive, serta pilihan untuk menambah software kolaborasi IBM Lotus lainnya seperti Lotus Notes dan Lotus Sametime.

Meski ketiga perusahaan merahasiakan spesifikasi Simmbook, mereka mengklaim bahwa produk itu menyediakan kinerja seperti laptop berukuran penuh, namun dalam ukuran ringkas.

Komputer tersebut menjalankan sistem operasi Ubuntu dan hadir dengan IBM Client for Smart Work, paket aplikasi kerja dari IBM dan Canonical yang terbuka, mudah digunakan, dan menawarkan pengamanan yang baik layaknya software PC mahal seperti Microsoft Windows.

IBM menyebutkan, bundel tersebut dapat membantu menurunkan biaya hingga 50 persen dibandingkan PC berbasis Microsoft pada umumnya. Adapun Simmbook sendiri awalnya akan tersedia untuk Afrika Selatan, India, Thailand, dan Vietnam.

IBM Lotus Symphony merupakan aplikasi untuk membuat dokumen, spreadsheet, dan presentasi yang digunakan oleh sekitar 13 juta pengguna di seluruh dunia.

Adapun IBM LotusLive menyediakan layanan email, web conference, instant messaging, file sharing, project tracking dan lain lain secara terintegrasi dan berbasis cloud. Layanan ini sendiri disebut IBM telah digunakan oleh 18 juta pengguna di 99 negara di dunia.

“Netbook semakin menjadi perangkat yang umum dibandingkan komputer desktop bagi sejumlah bisnis di seluruh dunia yang menghadirkan harga dan nilai yang baik,” kata Indrajit Sabharwal, Managing Director Simmtronics Semiconductors, seperti VIVAnews kutip dari XbitLabs, 29 Maret 2010.

Sabharwal menyebutkan, solusi Simmbook menghadirkannya dengan baik. “Produk dengan harga efektif, bernilai tinggi, serta performa yang cukup untuk mengakses perangkat kolaborasi yang digunakan bisnis. Simmbook merupakan produk dengan biaya kepemilikan yang rendah,” ucapnya.

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Para pengguna internet di Indonesia ternyata banyak yang mengaku belum sadar akan dampak negatif situs jejaring sosial semacam Facebook. Mereka hanya melihat Facebook dari sisi manfaatnya saja.

Demikian hasil survei yang dilakukan Masyarakat Internet Indonesia (Master). Survei menggunakan kuesioner, baik wawancara langsung maupun melalui internet (email dan jejaring sosial) dari 5 Januari hingga 5 Maret 2010 di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Denpasar dan Batam.

Menurut Koordinator Master, Heru S, dari survei yang dilakukan ada 1000 jawaban responden yang terkumpul. Berdasar survei dengan tingkat kepercayaan 95%, sampling error +/- 3,3% ini, mayoritas pengguna internet (91%) terhubung ke situs jejaring sosial dan menganggap bahwa jejaring sosial bermanfaat.

Tidak mengherankan jika situs jejaring sosial seperti Facebook menjadi situs yang paling sering dikunjungi pengguna internet Indonesia (21%).

Mayoritas pengakses jejaring sosial lebih menyukai Facebook (73%) dibanding Twitter. Menurut Heru, responden menganggap Facebook menarik karena bisa menghubungkan pertemanan (19%), menggalang people power atau kekuatan massa (19%), serta dapat membaca status (18%), yang kemudian bisa dikomentari (16%).

"Namun, pengguna jaringan sosial mayoritas belum sadar dan tidak sadar (total 58%) akan dampak negatif jejaring sosial," jelas Heru kepada detikINET melalui surat elektronik, Senin (29/3/2010).

Dari hasil survei didapat pula bahwa pengguna internet mayoritas menggunakan layanan internet untuk pertemanan (31%), mencari informasi (27%) dan membaca berita (15%).

Mayoritas pengguna Facebook mendapatkan teman baru setelah bergabung di Facebook, kemudian melakukan reuni dengan teman-teman lama, serta bergabung dalam aktivitas gerakan sosial berbasis jejaring sosial.

Para pengguna internet yang disurvei oleh Master ini rata-rata mengeluarkan dana sebesar Rp 200 ribu hingga 500 ribu per bulan untuk koneksi data internetnya.

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Survei: Kesadaran akan Dampak Negatif Facebook Rendah

Para pengguna internet di Indonesia ternyata banyak yang mengaku belum sadar akan dampak negatif situs jejaring sosial semacam Facebook. Mereka hanya melihat Facebook dari sisi manfaatnya saja.

Demikian hasil survei yang dilakukan Masyarakat Internet Indonesia (Master). Survei menggunakan kuesioner, baik wawancara langsung maupun melalui internet (email dan jejaring sosial) dari 5 Januari hingga 5 Maret 2010 di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Denpasar dan Batam.

Menurut Koordinator Master, Heru S, dari survei yang dilakukan ada 1000 jawaban responden yang terkumpul. Berdasar survei dengan tingkat kepercayaan 95%, sampling error +/- 3,3% ini, mayoritas pengguna internet (91%) terhubung ke situs jejaring sosial dan menganggap bahwa jejaring sosial bermanfaat.

Tidak mengherankan jika situs jejaring sosial seperti Facebook menjadi situs yang paling sering dikunjungi pengguna internet Indonesia (21%).

Mayoritas pengakses jejaring sosial lebih menyukai Facebook (73%) dibanding Twitter. Menurut Heru, responden menganggap Facebook menarik karena bisa menghubungkan pertemanan (19%), menggalang people power atau kekuatan massa (19%), serta dapat membaca status (18%), yang kemudian bisa dikomentari (16%).

"Namun, pengguna jaringan sosial mayoritas belum sadar dan tidak sadar (total 58%) akan dampak negatif jejaring sosial," jelas Heru kepada detikINET melalui surat elektronik, Senin (29/3/2010).

Dari hasil survei didapat pula bahwa pengguna internet mayoritas menggunakan layanan internet untuk pertemanan (31%), mencari informasi (27%) dan membaca berita (15%).

Mayoritas pengguna Facebook mendapatkan teman baru setelah bergabung di Facebook, kemudian melakukan reuni dengan teman-teman lama, serta bergabung dalam aktivitas gerakan sosial berbasis jejaring sosial.

Para pengguna internet yang disurvei oleh Master ini rata-rata mengeluarkan dana sebesar Rp 200 ribu hingga 500 ribu per bulan untuk koneksi data internetnya.

Anak-anak Kian Rentan Dimangsa Penjahat Internet

Anak-anak Kian Rentan Dimangsa Penjahat Internet

Anak-anak Kian Rentan Dimangsa Penjahat Internet

Kehadiran situs jejaring sosial macam Facebook ternyata juga memikat anak-anak dengan kisaran usia 8-12 tahun. Padahal anak-anak rentan menjadi mangsa para predator yang berkeliaran di internet.

Itulah yang terungkap dari sebuah survei yang dilakukan pengawas media, Ofcom. Dari survei tersebut ditemukan bahwa satu dari empat anak berusia 8-12 tahun memiliki profil di situs jejaring sosial, salah satunya adalah di Facebook.

Fakta ini tentu mengundang kekhawatiran karena anak-anak rentan menjadi mangsa para predator di internet. Yang lebih memprihatinkan, para orang tua mengaku tidak tahu bahwa buah hati mereka menyambangi situs jejaring sosial, sehingga mereka tidak memantau aktivitas putra-putri mereka di dunia maya.

"Di saat muncul kekhawatiran tentang meningkatnya risiko (ekploitasi) terhadap anak, justru tidak ada peningkatkan pengawasan dari orang tua," ujar Ofcom.

Menurut Ofcom, seperti detikINET kutip dari Mirror, Senin (29/3/2010), satu dari tujuh anak berusia 8-15 tahun begitu mudah mengumbar profil pribadi mereka di internet. Tentunya ini memperbesar risiko anak-anak menjadi korban predator.

"Dari survey yang melibatkan 2.131 anak, juga terungkap bahwa 3 dari 10 anak berusia 12-15 tahun memiliki komputer di kamar tidur mereka," tandas Ofcom.

 
Copyright © 2010 crazyboy | Design : Noyod.Com